Pengaruh Bentuk Agregat Terhadap Kuat Tekan Mortar


Tujuan dari penelitian ini antara lain :

  1. Mengetahui pengaruh bentuk agregat (angular) terhadap kuat tekan mortar.
  2. Mengetahui pola retakan pada mortar dengan bentuk agregat (inklusi) yang berbeda.

Terdapat 4 varian benda uji dengan dimensi inklusi yang berbeda-beda seperti pada gambar diatas. Masing-masing benda uji memiliki dimensi 10 x 10 x 5 cm.

1
Pemasangan inklusi ke dalam bekisting sebelum dilakukan pengecoran

2
Pola retak yang terjadi pada masing-masing benda uji berbeda karena dipengaruhi oleh bentuk agregat masing-masing benda uji. Disini terlihat pada pada benda uji 1, 3, dan 4 memiliki kesamaan pola retak yang terjadi. Pola retak yang terjadi pada ketiga benda uji merupakan penyimpangan terhadap pola retak benda uji mortar tanpa agregat. Pola retak pada benda uji mortar tanpa agregat berbentuk columnar. Seharusnya pola retak pada benda uji 1,3, dan 4 sama seperti mortar only tetapi terjadi pembelokan pola retak pada letak lekatan antara mortar dengan agregat. Berbeda dengan benda uji 2 karena memiliki bidang kontak yang mengarah ke arah datangnya gaya tekan berupa titik maka hanya terjadi satu bidang pola retak dari permukaan atas ke agregat lalu pecah pada lekatan dan turun ke permukaan bawah benda uji.

3